Rabu, 26 November 2008

Jalan Dakwah Muslimah


Panduan Lengkap Akhawat Muslimah di Medan Dakwah

Kehidupan modern yang terus didera arus materialis-me tak pelak membuat tantangan kehidupan beragama semakin berat. Pada kurun tertentu sejarah kehidupan kita, barangkali kaum lelaki masih sanggup menangani persoalan kaum perempuan yang relatif masih sederhana. Faktanya, kaum perempuan memiliki banyak persoalan khas yang pemecahannya tidak mungkin dititipkan kepada kaum lelaki.

Dunia dakwah hari-hari ini menunggu peran nyata kaum Muslimah dalam mengurusi masalah mereka, dari masalah moral, pendidikan, sosial, kebudayaan, hingga masalah politik yang secara detail tidak bisa diurus, kecuali oleh kaum Muslimah sendiri.

Buku ini memuat beberapa pembahasan yang akan memberi wawasan tentang dakwah bagi kaum perempuan Muslimah. Seperti konsep dasar dakwah, wawasan ke-ilmuan dan kecakapan, sejarah dakwah kaum Muslimah tempo dulu, hingga kajian persoalan kontemporer kaum perempuan. Semua ini menegaskan bahwa para daiyah Muslimah dituntut untuk segera terjun ke medan dakwah agar umat tidak semakin jauh dari agamanya.

Andaikan Mereka Bersabar….


Redaksi Buletin Al Atsariyyah
Jika kita memperhatikan kondisi dakwah saat ini, maka kita akan menyaksikan pemandangan yang aneh dan menakjubkan, namun menyedihkan. Banyak da’i yang turun di kancah dakwah dengan semangat yang menggebu-gebu.Tujuan mereka tentunya mulia, yaitu meninggikan kalimat Allah, namun dengan cara yang salah !!

Begitu tingginya semangat mereka dalam berdakwah, sehingga terkadang mereka keluar dari rel syariat yang telah ditetapkan oleh Sang Maha Pencipta. Mereka menggunakan segala cara, tanpa adanya kontrol, dengan alasan "Niat kami kan baik, kami mau jihad…mau dakwah!!".

Selengkapnya »

Wanita dan Dakwah

Syaikh Abdul ‘Aziz bin Abdullah bin Bazz Rahimahullah
(MajmuFatawa wa Maqaalat, 7/323-326)

Wanita sama seperti pria dalam kewajiban berdakwah kepada Allah dan beramar ma’ruf nahyi mungkar.
a
Dalil-dalil dari Al-qur’an dan Sunnah mencakup semuanya, kecuali yang dikecualikan oleh dalil. Ucapan para ulama juga jelas dalam hal itu. Diantara dalil dari Al-qur’an tentang hal itu (yang artinya): Kaum mukminin dan mukminat, sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian lainnya. Mereka menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar.” (At-Taubah : 71)
Selengkapnya »

'Mengatur waktu'

Betapa hebatnya waktu mengatur kita, mengatur kehidupan kita
Ketika lonceng jam usai Sekolah berdering, tanpa diperintah segera
kita berkemas. Menyimpan kertas dan pensil dalam tas, lalu
meninggalkannya jauh-jauh. Seolah semua persoalan telah terpecahkan
untuk hari itu. Padahal masalah tetap terjaga selagi kita pejamkan
mata.
Namun, esok hari, ketika lonceng jam mulai Sekolah berdentang, semua
tumpukan masalah kita aduk, seolah ia terlampau banyak tidur semalam.
Perselisihan pun bolehlah dilanjutkan kembali. Ah, betapa hebatnya
waktu menghibur kita. Betapa bergairahnya waktu membangunkan kita.
Saat kita mengatur waktu, sesungguhnya kita pun mengatur pikiran,
emosi, dan perasaan kita.
Karena waktu adalah lingkaran dimana kehidupan kita berjalan, kita
atur waktu untuk mengatur kehidupan.
Kita rayakan sesuatu karena kita ciptakan hari besar.
Kita heningkan diri karena kita tegakkan kesyahduan.
Dan, semua itu kita rangkai dalam jalinan waktu.
Maka, hanya mereka yang tak kenal akan waktulah yang terjerat dalam
persoalan tiada berujung.

Kamis, 20 November 2008

niza_Rizkia

Kaifa Haluki?
Ahlan wa Sahlan, Ismi Annisa Rizkia .....

Welcome to nizarizkia.blogspot.com

Jika anda ingin mendapakan informasi, mari gabung di blog ini.....